Home » , , , , , , » Belajar Membuat Tas Kain Tenun Kombinasi Kulit

Belajar Membuat Tas Kain Tenun Kombinasi Kulit

Belajar Membuat Tas Kain Tenun Kombinasi Kulit
Hasil Belajar Membuat Tas Kain Tenun Kombinasi Kulit
Belajar membuat tas dari kain tenun dikombinasi dengan kulit menjadi kegiatan SBU Yogyakarta pada tanggal 26-27 Oktober 2015 dengan peserta Mbak Weni berasal dari Klaten, Jawa Tengah.
Proses membuat tas dengan bahan kain tenun sama dengan proses membuat tas dari bahan tebal yang lain, seperti kanvas, terpal, atau bahan yang tebal yang lain. Yang perlu diperhatikan adalah ketika memotong kain tenun agar hiasan pola kain tenun menjadi bagus ketika telah menjadi tas. Sebenarnya hal ini termasuk dalam cara mendesain tas.
Pada kegiatan ini, model tas yang dipilih adalah satchel bag namun bagian kunci atau penutup tas yang biasanya melintang diganti dengan tali kulit melingkar pada bagian atas body. Selain sebagai 'pengunci untuk merapatkan bagian mulut tas, tali ini juga berfungsi sebagai aksesoris yang sekaligus membentuk body tas menjadi meruncing ke atas. Kain motif tenun yang digunakan pada body sedangkan kulit coklat tua diaplikasi pada body samping, bottom serta handel.
Mengingat banyak daerah di negeri kita menjadi penghasil kain tenun yang sangat indah, barangkali apa yang dilakukan oleh mbak Weni bisa menjadi inspirasi untuk mengangkat produk kain tenun kita untuk dikembangkan menjadi produk tas wanita yang kami yakin akan banyak diminati.

pola tas kain tenun
Membuat pola Tas Kain Tenun

belajar menjahit tas tenun
belajar menjahit tas tenun

tas tenun kombinasi kulit
tas tenun kombinasi kulit karya peserta kursus
Thank you for reading the article entitled Belajar Membuat Tas Kain Tenun Kombinasi Kulit

                                    Forum Blogger Indonesia                               
    Kursus Ketrampilan Wira Usaha SBU Yogyakarta Updated at: 10/27/2015 02:00:00 AM

1 comments : Belajar Membuat Tas Kain Tenun Kombinasi Kulit

  1. untuk pengajaran dirumah sendiri bisa dipanggilkan pegajarnya ke Semarang

    BalasHapus